Sabtu, 01 Juni 2013

Hasil UN SMP di Kendal 2013

Hasil UN SMP di Kendal  2013


Tomi Sujatmiko | Sabtu, 1 Juni 2013 | 17:37 WIB | Dibaca: 113 | Komentar: 0 ( SUMBER : KEDAULATAN RAKYAT ONLINE)

KENDAL (KRjogja.com) - Sebanyak 48 siswa SMP dikabupten Kendal tidak lulus dari jumlah peserta UN sebanyak 14.431 siswa. Dibanding tahun 2012, kululusan tahun ini jauh lebih baik, tahun lalu sebanyak 159 siswa tidak lulus.

Plh Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Dwianto Sabtu (01/06/2013) mengatakan prosentase kelulusan tahun ini 99,71 persen atau hanya 0,29 persen yang tidak lulus. Pengumuman kelulusan diambil orang tua, sedangkan siswa menunggu di rumah.  "Pengumuman kelulusan diambil oleh orang tua, siswa menunggu dirumah dan tidak boleh keluar rumah. Sedangkan pengumuman dimbil secara serentak jam 15.00 WIB," ujar Dwianto.

Dia mengapresiasi terhadap prestasi siswa sehingga prosentase kelulusan meningkat. Lima peringkat teratas tingkat Kabupaten Kendal diantaranya SMPN 1 Weleri, SMPN 2 Kendal, SMPN 1 Boja, SMPN 1 Sukorejo dan SMPN 1 Cepiring. Sebanyak 52 siswa SMP di Kendal mendapatkan nilai sempurna yaitu 10. (Ung)

Minggu, 19 Mei 2013

Jadwal Pengumuman UN SMP 2013

Seiring dengan lancarnya distribusi naskah soal ujian nasional (UN) untuk sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat, UN SMP/MTs dan yang sederajat dilaksanakan secara serentak, sesuai jadual yang sudah ditetapkan, yaitu Senin 22 April 2013 s.d. 25 April 2013. Dengan lancarnya penyelenggaraan ujian nasional tingkat SMP/MTs ini maka polemik pengunduran pengumuman UN tidak ada. Dengan demikian Jadwal Ujian Nasional SMP/MTs 2013 tidak mengalami perubahan yakni tetap pada jadwal resmi 1 Juni 2013.


Berikut ini kami sampaikan kegiatan ujian nasional:

Jadwal Ujian Nasional SMP/MTs 2013

No Mata Pelajaran Soal Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit 22 April 2013
2 Bahasa Inggris 50 120 menit 23 April 2013
3 Matematika 40 120 menit 24 April 2013
4 Ilmu Pengetahuan Alam 40 120 menit 25 April 2013

Setelah ujian SMP/MTs dilaksanakan maka panitia melaksanakan serangkaian kegiatan mulai dari pemindaian hasil UN 2013 s.d. pengumuman hasil ujian nasional. Berikut ini kami sampaikan ilustrasinya:


Kegiatan Lanjutan dan Pengumuman UN SMP/MTs 2013


No.Kegiatan Penanggung JawabTanggal
1 UN Susulan SMP/MTs dan SMPLB Penyelenggara UN Satuan Pendidikan 30 April 2013 – 4 Mei 2013
2 Pemindaian SMP/MTs, SMPLB, Program Paket A/Ula, dan Program Paket B/Wustha Dinas Pendidikan Provinsi 22 April-10 Mei
3 Pengiriman hasil pemindaian SMP/MTs dan SMPLB ke Pusat Dinas Pendidikan Provinsi 11 Mei 2013
4 Verifikasi dan penskoran nilai SMP/MTs dan SMPLB di Pusat Penyelenggara Pusat 12-15 Mei 2013
5 Mencetak dan mendistribusikan blangko surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) ke provinsi dan luar negeri Penyelenggara Pusat --
6 Pengiriman nilai SMP/MTs dan SMPLB dari Pusat ke Dinas Pendidikan Provinsi Penyelenggara Pusat 26 Mei 2013
7 Pencetakan dan distribusi DKHUN SMP/MTs dan SMPLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi Dinas Pendidikan Provinsi 27-30 Mei 2013
8 Pengumuman kelulusan SMP/MTs dan SMPLB di satuan pendidikan Penyelenggara UN Satuan Pendidikan 1 Juni 2013
9 Pengisian dan distribusi SKHUN SMP/MTs dan SMPLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi Dinas Pendidikan Provinsi 1-14 Juni 2013

Demikian jadwal pengumuman ujian nasional SMP/MTs 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat dan sukseslah ujian nasional bagi siswa dan penyelenggara. Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber:
- Kemdikbud
- Bsnp

Selasa, 16 April 2013

Daftar Nominator dan Mekanisme Lomba Cipta Puisi Siswa SMP Kab. Kendal Tahun 2013 (Tahap II)

Daftar Nominator dan Mekanisme Lomba Cipta Puisi
Siswa SMP Kab. Kendal Tahun 2013 (Tahap II)

Berdasarkan hasil seleksi naskah Puisi tahap I yang telah dilakukan oleh dewan juri,
berikut kami sampaikan daftar 15 nominator yang dinyatakan lolos untuk mengikuti
seleksi tahap II.

No Urut   Nama  Judul Puisi    Sekolah    Nilai
2 Dian ayu Nirwanasari Pesona Batik SMP 1 Sukorejo 168
3 Maulita 'Widiyaningtias Kirab Mimbar Kutbah SMP 1 Barangsong 165
19 Fitha Ayun lutvia Ngunduh Dewi Sri SMP 1 Boja 163,5
15 Dewantari Mega Sakti Kuli Panggul Belia SMP 2 Kendal 159
5 Risky Rahmawati Koruptor SMP 2 Sukorejo 157,5
7 Anita Suprayogi Mengejar Matahari SMP 1 Kendal 156
14 Shinta Kartika W. Petani SMP 2 Plantungan 154,5
17 Musrifah Barikan SMP 1 Pegandon 153
23 Devinia Ayu Tiara Ki Tambahk Gunung SMP 2 Limbangan 151,5
25 Enrika Deinskhy Wiwitan SMP 1 Cepiring 150
27 Imroatussayydah Lautan Adzan SMP 2 Pegandon 148,5
30 Ainul Fadhilah Harapan Hidupku SMP 2 Gemuh 144
31 M. Zahid Luffi Buku Sumber SMP At thoyibah Pageruyung 142,5
33 M. Satriyo Ulil Albab Akhir Zaman SMP 1 Kaliwungu 139,5
35 Kurnia Rahmawati Perjuangan SMP 2 Kaliwungu 138
 
Mekanisme Lomba Cipta Puisi Tahap II:
Dewan Juri akan melakukan seleksi Tahap II pada hari Sabtu, 27 April 2013
(pukul 07.30 WIB s.d. selesai) di SMPN 1 Kendal dengan mekanisme sebagai
berikut:
1. 15 nominator menulis puisi dengan tema yang akan disampaikan
menjelang pelaksanaan lomba. Waktu yang disediakan kurang lebih 90
menit.
2. 15 nominator membacakan puisi yang telah ditulis, dilanjutkan dengan
penggalian orisinalitas dan kreativitas karya peserta melalui wawancara.
Urutan penampilan peserta dilakukan secara acak (tidak harus urut
berdasarkan nomor peserta). Waktu yang disediakan untuk setiap peserta
antara 5-20 menit.
3. Dewan juri menentukan5 (lima) pemenang sebagai Juara I, II, III, Harapan
I, dan Harapan II. Juara I mewakili Kabupaten Kendal dalam ajang FLS2N
tingkat Provinsi Jawa Tengah
Kriteria Penilaian ciapta Puisi
No Unsur Skor                               Bobot
1. Kesesuaian dengan tema dan isi 10-100 1
2. Bahasa dan Sarana Retorika 10-100 4
3. Isi 10-100 3
4 Penyajian dan kreativitas 10-100 2
Kejuaraan cipta Puisi ditentukan berdasarkan skor perolehan peserta pada
seleksi tahap II (skor perolehan peserta pada seleksi naskah tahap I tidak ada
pengaruhnya terhadap kejuaraan).
4. Lain-lain:
a. Juri I memandu teknis pelaksanaan lomba pada seleksi tahap II bersamasama
dengan Juri II dan III.
b. Hal-hal yang belum tertuang di dalam ketentuan ini dibicarakan lebih lanjut
menjelang pelaksanaan seleksi tahap II secara pleno dengan panitia.
Hasil keputusan ini bersifat Final,
Tertanda
Panitia
Ingat Tempat pelaksanaan yang pasti ditentukan dinas,
di surat ini masih draf
Daftar Nominator dan Mekanisme Lomba Cipta Cerpen
Siswa SMP Kab. Kendal Tahun 2013 (Tahap II)


Berdasarkan hasil seleksi naskah cerpen tahap I yang telah dilakukan oleh dewan juri, berikut
kami sampaikan daftar 15 nominator yang dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tahap II.
NO. NAMA SISWA ASAL SEKOLAH JUDUL CERPEN  Nilai
1 Wihda Farah Zainubia SMPN 1 Brangsong Bianglala 2.376
2 Maya Arrizqina Fauzia SMPN 1 Pegandon Di Balik Topeng Itu 2.367
3 Zaima Hilmi SMPN 2 Kendal Kasih Ibuku Tergadai 2.358
4 Putri Matsya Sabilla SMPN 1 Sukorejo Primadona Bedhoyo Ketawang 2.352
5 Ena Zahidah SMPN 2 Gemuh Semua demi Ibu 2.340
6 Baiti Puspita Damayanti SMPN 1 Boja Cerita di Balik Sadranan 2.328
7 Wulandhari Tri Purboranti SMPK Budi Murni Weleri Maaf Teman Aku Menyesal Sekarang 2.319
8 Riska Ayu Kartika Wijayanti SMPN 1 Sukorejo Dendam Karimun Jawa 2.313
9 Nanda Adninda Ufia SMPN 1 Brangsong Barong Blonteng Ireng 2.307
10Gema Gumika Damar Setyaning Djati SMPN 1 Boja Pewaris Kuda Kepang 2.298
11 Dyah Arum Lestari SMPN 1 Kendal Sebuah Kisah Dari-Nya 2.292
12 Ana Kholisna SMPN 3 Gemuh Keris 2.289
13 Ananda Rizki Hidayanti SMPN 1 Pegandon Ketika Mimpi Tak Seindah Pelangi 2.283
14 Zavia Putri Salsabila SMPN 2 Kendal Aku Ingin Sekolah Lagi 2.277
15 Elfrida Nur Cahyani SMPN 1 Cepiring Upacara Nyadran 2.274
Keterangan:
Keterangan:
Mekanisme Lomba Cipta Cerpen Tahap II:
Dewan Juri akan melakukan seleksi Tahap II pada hari Sabtu, 27 April 2013 (pukul 07.30
WIB s.d. selesai) di SMPN 1 Kendal dengan mekanisme sebagai berikut:
1. 15 nominator menulis naskah cerpen dengan tema yang akan disampaikan
menjelang pelaksanaan lomba. Waktu yang disediakan 90 menit.
2. 15 nominator membacakan dan/mengekspresikan teks cerpen yang telah ditulis,
dilanjutkan dengan penggalian orisinalitas dan kreativitas penggarapan karya peserta
melalui wawancara. Urutan penampilan peserta dilakukan secara acak (tidak harus urut
berdasarkan nomor peserta). Waktu yang disediakan untuk setiap peserta antara 5-10
menit.
3. Dewan juri menentukan 5 (limba) pemenang sebagai Juara I, II, III, Harapan I,
dan Harapan II. Juara I mewakili Kabupaten Kendal dalam ajang FLS2N tingkat Provinsi
Jawa Tengah.
Kriteria Penilaian
No. Unsur Skor Bobot
1. Naskah (mengacu ketentuan seleksi tahap I) 10-100 3
2. Pembacaan/ekspresi 10-100 3
3. Orinisalitas dan kreativitas penggarapan 10-100 4
Kejuaraan ditentukan berdasarkan skor perolehan peserta pada seleksi tahap II (skor
perolehan peserta pada seleksi naskah tahap I tidak ada pengaruhnya terhadap kejuaraan).
4. Lain-lain:
a. Juri I memandu teknis pelaksanaan lomba pada seleksi tahap II bersama-sama
dengan Juri II dan III.
b. Hal-hal yang belum tertuang di dalam ketentuan ini dibicarakan lebih lanjut
menjelang pelaksanaan seleksi tahap II secara pleno dengan panitia.
Panitia
Ingat Tempat pelaksanaan yang pasti ditentukan dinas, di surat
ini masih draf!

Rabu, 03 April 2013

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan Ujian Nasional

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan Ujian Nasional

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah /Madrasah / Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional, dapat diunduh pada lampiran di bawah ini: klik di sini (pak kom)

Data Ini Harus Dilengkapi PTK di Dapodik Terkait Tunjangan

Data Ini Harus Dilengkapi PTK di Dapodik Terkait Tunjangan
Sekarang ini segala pendataan sekolah dilakukan secara online, termasuk guru atau pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Semua unsur data sekolah termasuk data peserta didik dan PTK akan diupdate datanya berdasarkan data pada Data Pokok Kependidikan (DAPODIK) sekolah. Data itu diisi melalui aplikasi pendataan sekolah dan dikirim ke server pusat DAPODIK.

Tujuan utama pendataan sekolah dilakukan secara online adalah agar sekolah terus berkembang dan maju. Dengan sistem online ini pihak sekolah terutama kepala sekolah beserta guru atau PTK harus aktif dalam mencari informasi terkait dengan kebijakan pemerintah. Selain memantau informasi dari Dinas Pendidikan setempat, sekolah harus rajin memantau informasi di situs-situs pendidikan.

Sistem online DAPODIK ini berdampak juga pada guru atau PTK yang sudah bersertifikat pendidik. Mulai tahun 2013 penerbitan SK Tunjangan Profesi atau yang lebih dikenal dengan SK Dirjen akan didasarkan data guru atau PTK yang bersangkutan pada DAPODIK yang diupload ke Server Pusat Pendataan Sekolah. Oleh sebab itu pastikan data Anda sebagai guru atau PTK yang terdaftar di DAPODIK itu benar dan falid. Untuk mengecek data bisa dilihat di website Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (DIREKTORAT P2TK DIKDAS).

Dari data yang diinput dan dikirim ke server pusat DAPODIK ada data-data terkait guru atau PTK pada Dapodik yang wajib untuk diisi, karena berpengaruh langsung ke Program-program di P2TK DIKDAS, termasuk dalam penerbitan SK Tunjangan Profesi. Berikut data harus dilengkapi guru atau PTK untuk DAPODIK:

1. NUPTK harus diisi dan Valid, pengaruhnya:
NUPTK Kosong tidak lolos syarat tunjangan dan PAK
Dianggap belum setifikasi karena NUPTK Salah
2. Nama PTK diisi dengan benar, pengaruhnya:
Jadi masalah saat pencairan Tunjangan di Bank
3. Tanggal Lahir harus benar, pengaruhnya
Jika salah menyebabkan salah menghitung usia
4. TMT pengangkatan diisi dengan benar
Masa kerja tidak benar sehingga tidak memenuhi Syarat Tunjangan
5. Pengisian Gol./Ruang harus benar
6. Tugas mengajar harus sesuai
7. Kode Bidang Studi Sertifikasi harus benar
8. Status Aktif harus benar
9. Tanggal Pensiun (jika sudah)
10. Tanggal Cuti (dari dan sampai)
11. Keterangan Cuti
12. Tanggal Wafat (jika sudah)
13. Status Kepegawaian
14. SK Inpassing
15. Pendidikan yang Sedang ditempuh
16. Alamat email

Setiap guru atau PTK wajib mempunyai email. Calon penerima tunjangan profesi harus meng-konfirmasi kebenaran data yang bersangkutan melalui email. Usulan yang belum dikonfirmasi tidak dapat diteruskan prosesnya, atau dianggap benar setelah batas waktu terlewati. Selain itu, Informasi mengenai SK yang bersangkutan akan dikirimkan ke alamat email masing-masing. Selanjutnya apa saja kelengkapan yang wajib diisi terkait tunjangan profesi, untuk apa saja dan pengaruhnya bisa didownload di sini. Jika terjadi kesalahan atau memperbaiki data, Guru atau PTK bisa megubahnya lewat Aplikasi Pendataan yang ada di masing-masing sekolah bersangkutan.

Pengawas UN Wajib Jelaskan Soal dan LJUN Satu Kesatuan

04/03/2013 (All day)
Jakarta -- Pengawas Ujian Nasional (UN) 2012/2013 sebelum dimulainya ujian wajib meberikan penjelasan kepada peserta UN bahwa naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN) merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. "Keduanya bersatu dan merupakan pasangan," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengambangan (Balitbang) Kemdikbud, Khairil Anwar Notodiputro, saat memberikan pembekalan petugas posko UN Pusat Informasi dan Humas (PIH), di Jakarta, hari ini Rabu (3/4/2013).
Jika siswa mengerjakan naskah soal UN dengan LJUN yang bukan pasangannya, maka akan menjadi masalah bagi siswa tersebut, dan kemungkinan besar nilainya akan rendah. Oleh karena itu, kata Khairil, para peserta UN agar benar-benar memperhatiakn naskah soal dan LJUN adalah pasangannya dan jangan sampai tertukar.
Menurut Khairil, penjelasan lain yang tidak kalah pentingnya untuk disampaikan oleh pengawas UN kepada peserta UN adalah: 1) mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan; 2) mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah; 3) mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar; dan 4) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta.
Sementara itu kepada peserta UN, Kepala Balitbang, meminta agar mereka mengerjakan secara berurutan yaitu: 1) memastikan bahwa LJUN dan naskah dalam keadaan bersatu, dan minta diganti jika sudah terlepas; 2) memeriksa naskah soal halaman per halaman dan pastikan tidak ada yang rusak; 3) membubuhkan identitas secara bersamaan pada naskah soal dan sekaligus pada LJUN; 4) memisahkan (merobek) LJUN dari naskah soal; dan 5) mulai mengerjakan ujian. (ST)( Sumber berita : http://www.kemdikbud.go.id )